Selasa, 27 September 2011

270911

pagi ini mimpi buruk kembali membangunkan aku dari perasaan sedih yang aku rasakan bahkan di bawah alam sadarku
seakan diri ini benar benar sedang tersiksa dan tak bisa aku bendung lagi kesedihannya
sejuk embun pagi membawaku untuk segera melangkah dan menunaikan kewajibanku sebagai hambaNya yang penuh dosa ini
sembari bermuhasabah dan berharap mendapatkan ketenangan dari yang kuasa
banyak tanya yang memenuhi otakku, tentang diriku dan juga tentang orang orang di sekitarku
ada rasa ingin dan juga tak ingin, ada perasaan senang namun juga kecewa
dan aku sendiri, masih belum mengetahui apa inginnya diriku
aku ingat tentang penantian, yang kini sudahku akhiri
aku ingat tentang keceriaan diriku yang kini mulai kurindukan
aku ingat tentang kebersamaan yang kini menghilang tak berbekas
aku ingat saat pertama kali aku menjadi orang lain
aku ingat saat perasaan itu semua muncul dan tenggelam di hidupku
karena aku ingat, akan semua yang terjadi dan tergambar di sudut bola mata mereka
ya, mereka orang orang yang secara tidak langsung, telah membuatku perlahan terbiasa dan bertahan disini

ada si angkuh
ada si pesimis
ada si pintar
ada si ta'at
ada si lemot
ada si playboy
ada si pemimpi
ada si playgirl
ada si ambisius
ada si pengganggu
ada si cerewet
ada si optimis
ada si pendiam
ada si ceria
ada si sombong
ada si egois
ada si penyemangat
ada si pelit
ada si plagiat
ada si pemuja rahasia
ada si sabar
ada si penengah
ada si profokator
dan masih banyak lagi!
sedangkan aku?
akulah si penonton dan diam diam mempelajari semuanya dari mereka, hanya untuk agar aku bisa bertahan disini . . .

+ kita mau kita bisa bersama kita bisa
+ torang semua basudara
+ tetap bersama meski di tempat yang berbeda
+ dare to be rise
+ perjuangkan dan pertahankan apa yang ingin kau miliki
+ jangan menyerah
+ teruslah bermimpi



. . . . #030891®
Published with Blogger-droid v1.7.2

Sabtu, 24 September 2011

Sedikit Bercerita V

banyak hal yang baru saja terlewatkan olehku
tentang orang orang intelek yang semakin cerdas saja

ada juga perasaan bersalah yang menumpuk di dasar benak ku, karena sempat meninggalkan mereka

kini, ada perasaan bahwa kami semakin bersebrangan dan terpisah jauh

sedih terkadang, saat mereka tidak menyadari bahwa aku bangga mengenal mereka, bahwa aku ternyata lebih sering merindukan mereka lebih dari apa yang mereka tahu

namun, karena aku tak begitu bermakna di sini, di tengah mereka orang orang yang selalu aku banggakan, jadi aku hanya bisa diam, paling tidak aku menikmati semua ini, sendiri dan hanya dari sudut pandang ku saja. . .

aku harap, kalian selalu satu
aku ingin, kalian semakin cerdas
aku mau, kita semakin mengerti apa arti kebersamaan kita selama ini
aku tahu, waktu takkan membantu menjadi lebih baik, tanpa usaha kita yang nyata. . . .

"biarkan waktu yang akan mendewasakan kita & membantu kita berfikir tentang kebersamaan ini & apa yang kita cari disini"

ngomong2, aku masih merindukan orang2 yang kemarin sama2 meneriakan yel2 "kita mau kita bisa bersama kita bisa" denganku kala itu, entahlah sepertinya jarak kami semakin melebar bahkan semakin menjauh. . .
apakah kalian akan terus membiarkan aku memandangi punggung kalian dari kejauhan dengan tatapan rindu dan seolah tidak saling mengenal selamanya?
kapanpun, dimanapun, aku takkan lupa bagaimana dulu kita bersama dan kita dulu adalah 'satu'

. . . .torang semua basudara! iyo to ? ? ?
Published with Blogger-droid v1.7.2