Sabtu, 14 Maret 2009

Gabungan Puisi ku 1


TEMAN

Teman,aku ingin sekali mendekapmu…
Tapi engkau sangat jauh entah kapan kita akan saling mengerti…
Aku rindu padamu yang dulu,dulu… sekali…
Engkau pergi tak meninggalkan pesan,hanya senyum kegembiraan yang ada di bibirmu…
Teman,andai saja kau tahu bagaimana rinduku,sayangku dan cintaku pada dirimu…
Teman walau jarak kita sangat jauh,aku akan tetap menyayangimu…
Walau sifatmu telah berubah,aku akan sabar menantimu,yang dahulu pernah datang dalam kehidupanku…
Wahai temanku

SAHABAT

Engkau selalu ku cari dan kutunggu,siang dan malam…
Tetapi mengapa kau tidak juga datang…
Atau kah kau tak ingin bersahabat dengan ku…
Wahai sahabatku aku ingin kau seperti bulan yang setia menemani tidurku,seperti bintang yang selalu tersenyum ramah dikala aku kesepian…
Bila kau datang,akan ku jaga kau bagai cahaya di hatiku…
Namun bila kau pergi hidupku terasa sunyi,andai kau mengerti betapa pentingnya kau untuk hidupku yang sebatang kara ini…
Semoga kau lekas datang …!

IMPIAN

Aku pernah bermimpi tentang sesuatu
Tentang lautan bintang dilangit malam
Tentang seorang teman yang setia
Dan tentang senyuman ketulusan
Ingin rasanya aku bergembira melihat bintang,
Yang bertaburan dilangit luas…
Teman-teman yang baik dan
semua senyuman…
kadang aku menyendiri
untuk mengingat semua kenangan itu…
kejadian yang lalu…
Bintang-bintang yang bertaburan tak mungkin bisa ku gapai lagi…
oh teman…
kapankah kita akan bertemu lagi…
selamat tinggal wahai kenangan…

SURAT UNTUK SAHABATKU

Aku goreskan tinta emas diatas kertas putih…
Aku lantunkan kata-kata rindu yang membara…
Aku ucapkan salam persahabatan untuknya…
Aku berhenti…
Aku berfikir,apa lagi yang akan aku tulis…
Aku bingung…
Aku tak tahu bagaimana caranya menuliskan rasa sayang terhadap seorang sahabat…
Aku kembali menulis…
Seakan rinduku telah terhapus…
Terakhir,aku kembali termenung
Karena aku tidak ingin menghentikan ayunan tanganku…
Aku tahu…
Kata yang tepat untuk mengakhiri surat ini,
Dan juga mengawali persahabatan kami,
Untuk yang kedua kalinya…
Salam persahabatan itu,telah membuat Kalimat yang singkat namun berkesan di akhir suratku ini…
Yang aku tunjukan untuk sahabat kecilku…
Yang kini sudah beranjak dewasa,
Dan telah berubah menjadi orang lain…

PERSIMPANGAN

Kau ada saat aku lupa padamu…
Kau tak ada saat aku merindukanmu…
Kau ada saat aku tak membutuhkanmu
Kau pergi saat aku membutuhkanmu
Aku merindukanmu saat aku kesepian…
Aku melupakanmu saat aku bahagia…
Cinta,maafkanlah aku…
Maafkanlah salahku atas sifatku selama ini…
Yang tidak pernah memperhatikan mu…
Yang tidak pernah peka terhadap hadirmu
dan
kini aku menyadari, mungkin kita tidak akan pernah bisa bersama

   

PENYESALANKU

Angin yang bertiup kencang…
Membuat aku merasa dingin dikesunyian siang ini…
Aku menginginkanmu hadir menemaniku…
Dengan tawamu yang khas untuk menghangatkan ku…
Namun aku yakin kau telah menemukan pintu hati yang lain…
Menemukan apa yang selama ini kau cari
Dan mengakhiri kisah petualanganmu selama ini
Namun…
aku hanya sendiri disini
Dan tetap saja gagal melupakanmu…
Yang telah pergi dari hatiku…
Mungkin memang salahku…
Yang tak pernah memperhatikan mu…
Hingga engkau pergi meninggalkanku…
Yang hanya ditemani kesunyian di sini…
Namun aku tak bisa memutar kembali waktu…
Agar kau kembali lagi kepadaku…
Kasih…
Hingga saat ini aku masih menunggumu…
Sampai kapanpun…

KAU

Dirimu bagaikan air…
Dirimu bagaikan angin…
Dirimu bagaikan samudra…
Dirimu bagaikan bayangan…
Yang tak mungkin aku peluk…
Yang tak mungkin aku miliki…
Yang tak mungkin aku gapai…
Yang tak mungkin aku rasakan…
Mungkin sampai waktuku tlah usai…
Mungkin sampai dirimu tlah pargi…
Mungkin sampai dunia menginggalku…
Mungkin sampai dirimu tlah bersamanya…
Namun, aku akan tetap mencintaimu…
Aku akan tetap menantimu…
Aku akan tetap membayangkanmu…
Aku akan tetap mengharapkanmu…
Karna hanya kau lah yang dapat mengerti aku…
Karna hanya kaulah yang tau keadaanku…
Karna hanya kaulah yang selalu ada dalam mimpi indahku…
Karna hanya kaulah yang selalu menghiburku…
kau lah cinta pertamaku…
Kaulah pangeranku…
Kaulah harapanku…
Kaulah impianku…

BINTANG

Bintang…
Temanmu tak terhitung…
Sinarmu menghibur ku…
Sama seperti dia…
Bintang…
Aku ingin kau menjadi miliku…
Aku ingin kau selalu menghiburku…
Sama seperti dia…
Bintang…
Aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu…
Aku ingin selalu melihat senyummu…
Sama seperti dia…
Bintang….
Engkau tak pantas aku miliki…
Aku tak pantas engkau cintai…
Sama juga seperti dia…

KENANGAN HAMPA

Berhari-hari aku lalui jalanan ini
Berkali-kali aku menyebut namamu
Detik-demi detik aku lewati hari tanpamu
Musim-demi musim aku merindukanmu
Aku yang dulu periang
Menjadi hening tanpamu
Lembaran yang dulu berwarna-warni
Menjadi usang tanpa kasihmu
Aku merindukan senyuman mu
Aku merindukan cintamu
Aku merindukan kasih sayangmu
Aku merindukan kehadiranmu
Bila dihari esok kita bertemu
Bila disaat nanti pelangi kembali berwarna
Bila aku bisa tertawa lagi
Bila sang mentari menyinari dengan ramah
Apa kau akan tersenyum lagi untukku
Apa kau akan mencintaiku lagi
Apa kau akan memberikan kasih sayangmu untukku
Apa kau akan hadir kembali di dalam kehidupanku
Aku akan menunggumu
Walaupun hari berganti tahun
Walaupun aku sudah tak mampu melewati jalan ini
Walapun aku tak akan bertemu lagi dengan musim berikutnya
Aku masih setia menunggumu di sini…

TENTANGKU

Bintang…
Walau dirimu jauh dilangit sana
Walau cahayamu tak seterang mentari
Walau engkau tak bisa menjawab isi hatiku
Air…
Engkau selalu bisa menyesuaikan dirimu dimanapun engkau berada
Engkau tak pernah lelah mengalir menyusuri dunia ini
Engkau selalu mempunyai arti disetiap kehadiranmu
Aku ingin seperti kalian…
Bintang,yang setiap malam menghiasi langit gelap…
Air,yang selalu menyegarkan setiap orang…
Tapi sayang, aku hanya…
Setangkai ilalang yang ada di padang pasir…
Sebutir pasir yang ada di dalam kolam…
Seekor merpati putih yang terbang tanpa tujuan yang pasti…
Dan aku bukan…
Bintang…
Air…
Bahkan mentari…
Aku…
Aku hanya sebuah benda yang tak mempunyai arti apapun…
Aku tak lebih dari sebutir debu yang menempel pada jendela kehidupan
Dan tak akan pernah berarti,
Kapanpun…
Dimanapun…
Bagi siapapun…