Senin, 19 Desember 2011

It's disappointed . . .

Matahari pagi ini membangunkanku yang masih malas untuk bangkit dari tempat tidur, itu karena dua hari ini aku sudah memaksakan diri untuk lembur kerja demi mendapatkan hari libur akhir pekan yang lebih awal, ya aku berencana untuk mengambil cuti kerja hari ini, karena jumat ini aku sudah berjanji akan meluangkan waktuku untuk berangkat ke Bandung, demi menghadiri acara pernikahan sahabat ku saat kuliah dulu, "Jui, jam berapa ini ? Apa kamu gak masuk kerja?" kakak berteriak dari luar kamar memanggil namaku, usiaku hanya terpaut 3 tahun dengannya, dan saat ini dia bekerja sebagai kepala cabang di salah satu bank swasta di Jakarta, posisi yang luar biasa menurutku, mungkin itu juga karena dia lulusan sebuah universitas di luar negri, tidak seperti diriku, pekerjaanku sebagai salah satu editor media cetak yang terbit dua mingguan, sebenarnya di tentang keras oleh kakakku, karena dia pernah mengatakan bahwa sebenarnya aku bisa mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik dari itu, apa lagi dengan latar belakang pendidikanku yang lulusan fakultas perfilman dan seni peran, tapi mungkin aku sudah terlalu nyaman dengan semua pekerjaanku di kantor, jadi aku tidak pernah mempermasalahkannya, "iya ka, aku sudah bangun, Jui cuti hari ini" jawabku sembari menyamarkan suaraku yang aku yakin masih terdengar seperti suara bantal, "cuti? Kenapa gak resign aja sekalian?" jawabnya yang sepertinya masih berdiri di depan kamarku, "kakaaaak! Huh, itu sih maunya kakak" protesku geram, dia memang selalu blak blakkan kalau tentang itu.

Aku turun dari kamarku dengan membawa sebuah tas yang sedikit besar dan juga sebuah tas jinjing yang aku genggam di kedua tanganku, pagi ini meskipun masih jam 7 pagi, tapi aku tetap harus segera memulai perjalanan ke Bandung, karena teman temanku yang lainnya sudah menungguku, bahkan ada yang sudah tiba disana sejak dua hari yang lalu, "mau kemana? Mau kabur ya dari rumah?" tanya kakak yang ternyata masih duduk manis di meja makan sembari melahap sarapannya, "enak aja, Jui mau ke Bandung ka, kakak lupa ya kalau siang ini ada temen Jui yang nikah" jawabku sembari mengambil posisi duduk dan ikut melahap sarapan yang sudah disiapkan untukku, "siapa yang nikah? emang harus ya dateng kesana?"
"dia itu kakak tingkatku waktu kuliah dulu, sudah 2 tahun gak ketemu, sekalian reuni juga ka dengan yang lain"
"ya udah kakak gak jadi ke kantor, kakak temenin kamu ke Bandung" aku terpaku, tanganku masih melayang di udara dan akhirnya ku tunda suapan ku masuk ke mulutku, sepertinya kakakku tidak sedang bercanda, "masih kurang jelas?" tanyannya saat melihat wajahku yang tidak yakin dengan kalimatnya, "tapi ka?"
"tapi apa ? Tunggu sebentar, aku akan menghubungi kantor dan berganti pakaian" ucapnya tanpa menunggu jawaban dariku, 'apa apaan sih ka?' tanyaku lebih kepada diri sendiri karena melihat ulah kakakku itu. Jarak Bandung dan Jakarta memang tidak terlalu jauh, apalagi jika melalui tol, jika tidak ada kemacetan kami bisa tiba disana hanya dalam waktu 2 jam saja, tapi bukan kakak namanya kalau dia nyetir gak pake ngebut, mungkin karena dulu terobsesi jadi pembalap Formula1, jadi dia sering memperaktikan kemampuannya itu di jalanan, "kak, enak yah yang jadi bos, mau masuk kerja atau enggak tinggal telpon aja?" ucapku saat kami sudah hampir setengah perjalanan, dia memainkan letak kaca matanya dan menoleh sesaat padaku, "emang kamu gak bolos juga hari ini? Kita sama kan?" jawabnya dengan pertanyaan pula, "kakak cuma gak tenang aja kalo kamu ke Bandung sendirian"
"apa ? Gak salah denger nih?"
"ya nggak lah"
"perasaan waktu aku pergi ke Bunaken untuk riset kerjaan, kakak biasa aja tuh"
"oh ya? Kapan ya?"
"huh, dasar" ucapku akhirnya, ya aku menyerah jika harus berdebat mulut dengannya.

Kami tiba di Bandung tepat pukul 11 pagi, dan kami memang sengaja untuk langsung menuju ke sebuah masjid tempat resepsi pernikahan temanku itu, "ini bener tempatnya?" tanya kakak yang juga ikut celingak celinguk mencari tahu, aku sangat yakin ini tempatnya hanya saja, aku ragu karena aku lupa membawa undangannya, "Dira dan Dika ya nama pengantinnya?" kakak lagi lagi bertanya padaku, "Dira ? Hm mungkin itu nama kecilnya ka Andira kali ya ka ? dan aku gak hafal nama pasangannya" jawabku sambil berfikir dan menyesali kebodohanku, "ayo turun" ajak kakak padaku. Begitu turun dari mobil, aku tak sengaja menangkap sosok April, salah satu mahasiswa berbakat yang seangkatan denganku, tapi aku ragu dengan yang lainnya, aku jadi sempat teringat tentang cerita lamaku saat aku berteman dengan April, "Jui! Jui kan ?" sebuah suara memanggilku, ternyata Mario salah seorang sahabatku yang saat itu sering aku panggil kakak, "benerkan Jui, wah kesini bareng ka Nathan ya ? Kirain sama pasangan" dasar, belum ada yang berubah dari seorang Mario, masih sama seperti dulu dia memang sering menggodaku yang memang lebih sering terlihat bersama kakakku dari pada dengan seorang pria yang punya hubungan special denganku, kak Nathan juga sudah hafal keisengannya itu, tapi kakakku tahu kalau sebenarnya dia adalah teman yang baik, sepertinya kakak dan Mario langsung bisa menikmati suasana siang hari ini, mereka berbincang seru seolah melupakan adanya aku disini, aku menyebarkan pandanganku hingga aku melihat ke salah satu arah di halaman masjid itu, aku terdiam dan saat itu rasanya ada sebuah batu raksasa yang menindih kepalaku, sebuah foto pernikahan yang terpajang disana membuatku merasa tidak percaya, bukan ini bukan masalah posisi foto atau gambarnya, tapi ini tentang objek foto itu, ya aku melihat gambar ka Andira yang berias make up yang membuatnya terlihat sangat anggun, aku akui aku bangga memiliki kakak tingkat secantik dan sepintar dia, dia juga baik padaku, sejak awal bertemu aku sudah mersa nyaman berteman dengannya, maklum saja aku tidak memiliki saudara perempuan, jadi aku sudah mengaggapnya seperti saudaraku sendiri, tapi semua itu sepertinya salah, aku terlalu bodoh jika baru menyadari kali ini, ya laki laki yang berpose di sebelah ka Andira adalah Andi, aku tahu dengan jelas siapa dirinya, teman sekelas ka Andira yang juga bintang kampus kala itu, bodohnya aku, bagaimana mungkin aku tidak tahu kalau ka Andira ternyata menikah dengannya ? Seorang pria yang membuatku sempat buta oleh pesonanya, dan ka Andira tahu betul tentang itu, aku masih berusaha meyakinkan diriku bahwa penglihatanku keliru, dan aku yakin Dika bukanlah nama belakang pria itu.

Lima tahun yang lalu, saat itu adalah hari pertamaku melangkah menjadi seorang mahasiswa, dan kala itu kemacetan kota Jakarta membuatku terlambat tiba di kampus dari waktu yang di tentukan oleh panitia ospek mahasiswa baru, alhasil aku mendapatkan hukuman, dan itulah kali pertama aku bertemu dengannya, dia diminta oleh beberapa temannya untuk memberikan hukuman padaku, hanya saja dia tidak tahu ingin memberi hukuman apa, lalu dia memintaku untuk berpura pura kalau aku sudah menerima hukuman darinya dan segera bergabung dengan mahasiswa baru lainnya, sedikit konyol memang, bagaimana mungkin seorang panitia ospek tidak memiliki keberanian atau ide untuk memberikan hukuman pada mahasiswa baru? Ya itulah dia saat pertama kali aku mengenalnya, selanjutnya waktu berganti aku baru menyadari ternyata dia adalah mahasiswa terbaik yang dimiliki kampus di angkatannya dan juga dia adalah bintang di kampus kami, banyak mahasiswa wanita yang menyukainya, terutama sikapnya yang sopan dan senyumanya yang hangat jika bertemu dengan wanita, terkadang aku juga berfikir kalau itu memang gaya khasnya atau bisa juga dikatakan bahwa dia sedikit playboy hanya saja, aku tidak memperdulikan semua itu, karena sepertinya aku juga mulai terbutakan oleh pesonanya. Di tahun kedua ku menikmati bangku kuliah, aku berhasil mendapatkan nilai yang cukup baik maka dari itu aku bisa mengambil beberapa mata kuliah tingkat atas, dan saat itu aku sengaja memilih ikut di kelasnya, bukan karena dirinya aku masuk di kelas itu, tapi karena disana ada ka Andira, salah satu senior cantik yang beberapa bulan lalu menjadi temanku di klub musikal, ka Andira sendiri yang membujukku untuk bergabung di kelasnya, dia membujukku dengan mengatakan bahwa kelasnya berisi orang orang pintar, itu saja!

Ternyata ka Andira bisa menangkap kekagumanku pada Andi, teman sekelasnya itu, dan aku ingat ka Andira pernah bilang padaku "kamu suka sama dia ya ? Kalau kakak sih nggak, habisnya nama dia hampir sama denganku" bisiknya saat itu dengan raut wajah sedikit jahil, waktu itu aku tidak terlalu menggubrisnya lagi pula aku tidak terlalu ingin mencari tahu tentangnya, cukup melihat dimana dia dan sedang apa dirinya, itu sudah cukup membantu.

Hei, kenapa aku begitu bodoh ? Kenapa aku tidak pernah menanyakan padanya siapa pria yang namanya bersanding dengan nama ka Andira di surat undangan pernikahan itu? Undangan yang sengaja dia kirim khusus dengan mengantarkannya secara pribadi ke tempat kerjaku dua bulan lalu? Aku masih terpaku disini, kakak berusaha menyadarkanku yang bengong sedari tadi, "kamu sakit Jui?" ucapnya dengan nada cemas, "ka, kita pulang yuk?" ucapku, aku bahkan tidak tahu harus berkata apa lagi selain mengucapkan kalimat itu, "aneh, kamu gak pengen kasih selamat dulu sama pengantinnya?" tanya kakak yang aku rasa masih belum menyadari ekspresiku, Mario menyikut tangan kakak ku dan memberi kode agar dia membujukku untuk masuk kedalam masjid tempat para tamu undangan duduk, sepertinya acaranya juga sudah berlangsung setengah jalan, dengan tetap menutup rapat mulutku, aku mengikuti mereka yang berjalan sembari menggandengku dengan celotehan khas mereka, aku senang sepertinya hatiku yang masih terasa tersambar petir itu tidak membuat wajahku berubah dari sebelumnya.

Pikiran ku kembali terbawa pada masa lalu, saat itu aku ingat bahwa hampir setiap hari aku menceritakan kekagumanku pada ka Andira tentang Andi, ya pria yang ternyata bernama Andika itu, yang kini menjadi pendamping di sisa usia ka Andira, kala itu dia selalu antusias mendukungku dan tanpa diminta dia menawarkan diri untuk menjadi makcomblang ku dan Andi, tapi kenyataanya semuanya berbalik, aku menyesal kenapa aku harus lembur dua hari ini hanya untuk menyaksikan ini ? kenapa aku harus rela mengambil cuti lebih awal demi mendatangi pernikahan ini ? apakah dia ingat siapa pria itu ? dan apakah dia lupa apa saja yang sudah dia katakan padaku, dan apa saja yang aku ceritakan padanya ? apa ini, apakah memang sejak awal dia merencanakan semua ini ? pernikahan ini ? makcomblang itu, dia sengaja ingin membuatku terlihat bodoh ?? Setelah acara ikrar suci itu berjalan lancar, kami para undangan berbaris untuk menyalami kedua mempelai yang terlihat sangat bahagia itu, aku berdiri di belakang Mario dan kakak mengkuti langkahku, aku masih diam, hampir semua penglihatanku gelap, aku masih belum bisa percaya dengan fakta yang aku lihat hari ini, "Yui, terima kasih ya sudah mau datang" ucap ka Andira saat melihatku berdiri di hadapannya, dia memang seperti itu, dia memanggilku 'Yui' bukan 'Jui' itu memang kebiasaan lamanya, dan sepertinya aku tidak menemukan firasat bahwa dia merasa bersalah padaku, "selamat ya kak, semoga pernikahannya bahagia" ucapku sembari menatap mereka secara begantian, aku melihat sorot mata Andi seakan dia cukup terkejut melihat kehadiranku, bahkan dia lupa kalau telah mengabaikan Mario, kak Andira tersenyum melihat reaksi teman sekelasnya itu, ah bukan kini dia sudah resmi menjadi suaminya, sebelum akhirnya dia berkata, "ah, aku lupa kalian pasti saling mengenal bukan ? Dika, dulu dia sempet cerita kalau dia suka loh sama kamu, eh gak nyangka ya, ternyata kamu jadi suami aku sekarang" bisiknya manja pada Dika namun justru terdengar sinis ditelingaku, aku yakin aku gak salah denger, apa maksud kalimatnya itu !? aku berlalu tanpa berniat meladeni perbincangan mereka, setelah sempat beberapa saat bertemu dengan mereka, aku baru percaya bahwa sejak awal aku tidak salah lihat...ya, Andi itu adalah Dika, Andika! Betapa bodohnya aku.

Setelah keluar dari masjid itu aku membujuk kakak untuk segera kembali ke Jakarta, meskipun pandangannya terlihat bingung dengan ajakanku untuk segera pulang, tapi akhirnya dia menurutinya juga, "tadi kakak liat April disana" ucapnya sembari memutar kemudi mobil menjauh dari masjid, aku tidak mengerti kenapa kakak bisa tiba tiba menyinggung tentang April? "oh ya? Hm, aku tidak tahu kalau ada dia disana" jawabku bohong, aku tahu kakak pasti bisa mengenali kebohonganku, "tadi dia nangis" lanjutnya lagi, tapi tetap memandang lurus pada jalan di depannya, "kalau kakak gak salah inget April dulu sempet deket dengan Andi kan ? Hm maksud kakak, Dika. Betul? " aku tidak langsung menjawab kalimatnya itu, aku masih belum bisa menebak kemana arah pembicaraan kakak saat ini, "ehm! ya udah besok kamu ikut ke kantor kakak ya ? Besok kebetulan ada soft launching produk terbaru, gak boleh nolak!" pungkas kakak akhirnya, apa mungkin dia mengerti apa yang sedang terjadi denganku saat ini ? Entahlah aku sedang tidak ingin memikirkannya, aku ayunkan tanganku memutar dan memilih beberapa lagu untuk menghilangkan hening selama perjalanan, namun sekeras apapun musik yang aku dengarkan aku tetap merasa bahwa ini begitu sunyi.

Hidup memang penuh kejutan, 3 bulan sejak kejadian hari itu aku di pecat dari pekerjaanku karena perusahaan itu mengalami kebangkrutan dan memberikan PHK pada beberapa pegawainya, tapi saat ini aku sudah menemukan pekerjaan baru, ini semua berkat kakak, aku suka dengan pekerjaan baru ku ini, dan sudah hampir 1 tahun bekerja disini, sama sekali membuatku lupa dengan semua luka itu, aku tahu kalau kakak pasti sempat melakukan sesuatu agar aku mendapatkan pekerjaan ini, ya saat acara perusahaan kakak waktu itu, dia memperkenalkanku dengan seorang sutradara film asing yang kala itu sedang melakukan kunjungan ke Indonesia, dan dari dialah aku kini disini, bekerja sebagai seorang assistant director, bidang yang memang sesuai dengan gelarku, dan tentu saja banyak hal baru yang aku temui disini dan aku menikmati itu dan ternyata bekerja jauh dari ibu kota bahkan tanah air, adalah pembelajaran pendewasaan yang lainnya untuk diriku di dalam hidupku ini.

Aku ingat sewaktu kakak akhirnya berkata jujur alasan dia menghawatirkanku, dan aku ingat bagaimana selama ini kakak menjagaku, mungkin kalau semua itu tidak terjadi dan kakak tidak selalu ada untuk menjagaku, aku pasti akan menjadi seorang yang terpuruk dan hanya berhenti pada satu titik saja di sisa usiaku, tanpa sempat merasakan bahwa aku bisa melakukan yang lebih dari apa yang aku pikirkan sebelumnya. . .





#030891

Rabu, 14 Desember 2011

Quote

"jika aku masih memiliki banyak waktu aku akan menunda semuanya hanya untuk memperbaiki kebersamaan kita yang kini tak jelas adanya"


"maafkan aku kawan diri ini selalu mengecewakanmu namun aku juga lelah jika harus selalu mengalah dengan semua mau mu, jadi kali ini izinkan aku untuk sejenak seolah tak mengenal kalian, meski rindu ini tetap tumbuh disini"


"sebenarnya tak ada yg namanya sahabat sejati, sesungguhnya teman setia tak pernah nyata, karena semua itu hanya tentang omong kosong dan pelampiasan dari perasaan kesepian di dasar jiwa"


"jika kelak kau mengakui adanya seorang sahabat, seorang teman setia, maka sebenarnya tak lama lagi kau akan menyesalinya karena itu hanya sesaat bahkan lebih cepat dari kedipan matamu"


"aku pernah kecewa karena cinta, aku pernah terluka oleh mimpiku sendiri, aku pernah menderita oleh mereka yg seharusnya mendukungku, tapi tersiksa karena kerinduan ku ini, ternyata lebih mengerikan dari pada melalui semua itu"


"apa itu TIRAMISSU!? segerombolan orang orang yg pergi setelah aku mulai mempercaiyai mereka lebih dari diriku sendiri?!"


"lalu apa ini ? Aku tidak pernah merasa mereka ada di hatiku, maaf ***+* kalian takkan aku anggap sebagai teman atau bahkan sahabat, karena aku tidak ingin tertipu lagi dengan perjanjian yg terlalu manis itu, maka dari itu mari selalu bersama dalam perbedaan dan jarak yg tetap terjaga"


"aku punya mimpi aku punya impian dan aku juga tahu apa yg aku mampu lakukan, tapi maaf kan aku, aku takkan membagi semua itu pada siapapun, hanya aku, cukup aku saja, karena aku takut lagi lagi hal itu kandas di depan mata jika aku memberitahukan pada orang lain selain diriku sendiri"


"ini masih tentang diriku, masih tentang 'kebahagiaan' ku dan masih tentang mimpiku, namun hanya 1 harapku, semoga hanya aku manusia di dunia ini yg memiliki banyak mimpi namun takkan bisa mewujudkannya karena 'mereka' yg seharusnya mendukungku penuh malah dengan nyata membunuh mimpi itu"


"tolong bunuh aku, dan tolong temukan kembali diriku yg dulu, yg telah lebih dulu mati karena kehilangan mimpinya. . . "


#030891


Published with Blogger-droid v2.0.2

14122011

Hi, ap kabar kawan?

Lama tidak bertemu sudah membuatku tuli akan kabarmu disana

Apakah kau baik disana?

Disebuah tempat yg membuatmu tepenjara dalam mimpimu

Yg membuatku juga semakin enggan untuk mengusik perjalananmu menggapai mimpi

Aku hanya bisa menangis dalam diam dan mengadu pada berlembar lembar kerinduan untukmu

Tanpa bisa aku sampaikan dan mungkin takkan pernah bisa terbayar rasa rinduku ini


Ombak yg menggoyangkan keteguhanku untuk sejenak tidak merindukanmu ternyata berhasil mengoyahkan egoku

Untuk sesaat berkata dalam gundah, sedang apa kau disana kini

Seandainya saja perahu sepi ini bisa terus membuatku berlayar menjauh dari semua tentangmu

Karena kau pun kini tak lagi membalikan badan mu untuk menatapku


Kawan

Apa arti rindu ini?

Apa arti semua firasat burukku itu?

Adakah kau rindukan aku sedetik saja di sela desahan nafasmu?

Aku merindukan adanya dirimu selalu

Meskipun terkadang bibir ini tak hentinya tersenyum

Namun hati ini sesungguhnya sepi tanpa adanya dirimu


Kawan

Jika kelak samudra impian mempertemukan kita kembali

Aku mohon jangan lupakan aku

Jangan tinggalkan aku untuk kedua kalinya


Kini aku akan terus menunggu dan berusaha bersabar

Menunggu dirimu kembali

Dan mengingatku lagi


#030891


Published with Blogger-droid v2.0.2

Selasa, 22 November 2011

Rindukan Dirimu -211111-

Selamat malam kawan
Kali ini hanya sapaan ringan yang aku utarakan padamu
Sebagai pelunasan hasrat untuk mengetahui apakah kau baik disana
Sebagai topeng penyembunyi rindu yang terlalu sungkan untuk ku katakan
Sebagai kata awal yang ku harap akan menjadi cerita yang panjang

Selamat malam kawan
Hari ini rindu itu tak bisa terbendung lagi
Asa ingin melunasi kerinduan akan sapa hangatmu
Berharap kau pun merasakan rindu yang sama
Apakah kau masih mengingatku ?
Aku, temanmu yang bukan siapa siapa ini ?

Selamat malam kawan
Saat ini nelangsa menyelimuti semua relung di hatiku
Dilema kurasakan begitu dalam dan membekukan otakku
Aku merasa, rindu ini perlahan membutakan mataku
Menutup rapat pendengaran di hatiku
Karena seluruh tubuhku hanya mengharap hadirmu kini
Atau mungkin, hanya sekedar sapaan khas dari wajah ceriamu
Sebagai pengobat rindu yang menggantung di relung jiwa yang hampa

Selamat malam kawan
Andai bisa ku gapai tanganmu dan ku dekap tubuhmu
Kulangkahkan lagi kaki bersamamu
Dan berjanji lagi seperti dulu;
Bahwa kita masih dan akan terus bersama . . . .

#030891

Jumat, 04 November 2011

yang takkan terlupakan............ DREAM HIGH 드림하이


“do you know what a break shot is ? it’s the first shot you take to break the rack of balls in a billiard game. It’s the shot that begins every game.”
“you can hit the ball at the same angle with the same force, but it will always break the rack in different way.”
“that’s how it is with life and important changes.”
“like break shots, changes can come at us from nowhere. And the day copletetly disrupt our otherwish normal life.”
“and most teenagers find themselves helpless in the face of those changes.”
“if I could go back to those days again, I’d like to say this to those teenagers … the game’s begun, so don’t be scared. Enjoy the game.”
***
“one two three, annyeonghaseyo ? we’re DREAM HIGH”
***
“stepping out to our dreams”
“but the way was long”
“despair in the face of reality”

http://youtu.be/FQ1mSf3zYvU

***
“dreams are something you never let go of”
“their journey has begun”
“their youth keeps them going”
“big challenges and the power of youth”
“our youth shines bright”
“challenges and passion”

http://youtu.be/bhnUwgWctgs

***
“challenges what are you see throught to the end…”
***


http://youtu.be/aokr9SPJ5Ys

http://youtu.be/ZmiYcGjdaL8

***
“fly high with dreams”
“dreams and flight”

http://www.youtube.com/watch?v=ri4YKNsSTq0

***
“…kamsahamnida”

NB :
BAD news for me, I don’t know :’ ( what about you . . . .


http://recap-koreandrama.blogspot.com/2011/03/dream-high-session-2-airing-januari.html
http://recap-koreandrama.blogspot.com/2011/03/pemeran-utama-perempuan-dream-high-2.html
http://www.idmoz.org/2011/04/sinopsis-dream-high-season-2.html
http://koreanchingu.wordpress.com/2011/10/30/dream-high-2-resmi-mengumumkan-tanggal-siaran/
http://www.kapanlagi.com/showbiz/asian-star/casting-dream-high-2-diberikan-pada-trainee.html

ini ada link lain ny : ))


04112011

Hai semua, sudah lama nih gak nulis alias curcol : )
Baiklah, kali ini aku akan menceritakan beberapa hal yang sekarang sedang berputar putar di otakku !
Pertama, tentang kampus !
Kalian tahu kan kalau sekarang aku sudah semester 5 !?
Ebuseeeeet, ternyata di semester 5 ini, gak ada hari tanpa tugas !
Belum kelar tugas satu, udah muncul tugas lainnya !
belum lagi dosennya yang masih gak beres, ada yang sering bolos, ada yang ngajarnya gak jelas, ada yang nyeleneh, ada juga yang terlalu pinter ampe kita mahasiswanya bingung maunya apa ¬_¬
banyak deh pokoknya !
eeeee, belum juga temen temen yang katanya satu kelompok tugas, etapi pada cuek bebek ! ugh : (
Yah, kalo udah bahas tentang kampus, pastinya juga ada masalah lainnya nih, bisalnya dengan sesama warga kampus yang di sebut ‘mahasiswa’ itu !
ehm ehm,,,males sebenernya ngebahas yang satu ini, tapi bingung juga, kalo gak di keluarin, yah eneg juga di save lama lama di ati ama di otak, hhha . . . .
Oh iya, tentang el pe em juga !
grrrr,,,,,au’ deh badmood ah kalo bahas yang gini gini :p :p
secara, ntu tempat udah gak nyaman lagi buat ku pribadi !
jadi kangen masa masa kejayaan el pe em dulu :’( hhi…
next, tentang…………
tulisanku !
guys, doain ya dalam waktu dekat buku pertama ku terbit ? AMIIINN!!
sebenernya ini salah satu kado paaaaaaaling special dari Allah untukku di sepanjang hidupku ini !
ceritanya panjang dan bisa di bilang, kalo aku ‘kejebak’ dengan keadaan yang tiba tiba bikin aku hampir gak percaya ternyata tulisan ku bakal di terbitin ! dalam bentuk buku loh : )
hua…amiin amiin amiin ya rabb !
ehm, selanjutnya, tentang apa ya !?
gimana kalo sedikit nyentil tentang seagames ?
dududuuuuh,,,aku salah satu warga yang tinggal di Palembang, yaitu satu dari dua kota di Indonesia yang akan menjadi tuan rumah seagames ke 26 kali ini, sebenernya rada bête sama keadaan akhir akhir ini (jadi inget waktu ada PON) !
pertama, pemadaman listrik yang gak kira kira nih waktunya !
teruus, PDAM ny juga ! pake ikutan kumat !
itu juga tuh ! telpon………! grrrr,,,bête bête bête !
untung aja gas gk ikut di matiin :’(
katanya sih, demi kesuksesan seagames, salah satunya untuk meng-efektifkan pekerjaan atau penyelesaian venue gitu gitu deeh ! hhu …………

pssst,,,pssst,,,
mau tahu yang lainnya juga ?
kalian tahu gak gossip tentang ‘pembagian kondom gratis di beberapa tempat xxx di kota palembang’ ?? ayooo…pada tahu gak nih !?
denger denger yah, katanya hal itu udah jadi tradisi dari seagames seagames terdahulu, dan setiap tuan rumah, memang harus memfasilitasi hal tersebut, lagi lagi nih, katanya untuk menunjang kelansungan acara seagames nanti ! idiiih,,,,nadzubillahi :’(
udah ah, ngeri ngebahas yang satu ini, yang jelas, aku berharap kelak warga Palembang gak ikut ikutan terkontaminasi pengaruh negatif budaya asing deh,,,
karena, kalo kotanya udah ‘kotor’ pemerintahannya juga gitu (mungkin), trus masyarakatnya juga ikut ikutan !? huu, ampun ya Allah,,,, gak tahu deh bakal jadi apa nih kota kelahiranku ntar T_T
oke, lanjut ya…
kali ini tentang 11 november 2011 !
hei, kalian tahu tentang 11 november ?
yah, mungkin ada yang akan jawab denga…n opening seagames ?
atau 2nd concert 2pm d Indonesia ?
what ! 2pm !?? aaaaaaaargggh,,,,iya juga ya ?
andai aja aku tahu dari awal kalo tanggal itu kuliah bakal libur T_T
janji deh, uang tabungan kemarin gak bakal aku pake buat petualangan kemaren !!
hiksz…hiksz…

etapi…ada hal lain lagi nih tanggal 11 itu !
yup, tepat !
TIRAMISSU birthday : )
gak terasa,
2006-2011 ^_^
yah, meskipun gak sama sama lagi, minimal cukup aku yang masih inget tentang tanggal ini :’(
tanggal yang di tahun ini, banyak hal yang special nya !!
kaya….opening seagames !
2pm concert !
Daaan, ya itu ! ultahnya TIRAMISSU tadi :’ )
Okelah, I think enough
Oh iya, besok udah masuk libur lebaran Idul Adha nih : )
salah satu hari raya nya umat muslim seluruh dunia, hari raya yang sebenarnya adalah hari raya yang utama atau lebih besar dari hari raya idul fitri :’ )
So, maaf lahir bathin ya :’ )
selamat menikmati liburan kalian …………!!

Senin, 31 Oktober 2011

04062011

Ya Tuhan aku rindu padanya
pada hangat sapanya dan sekilas senyumannya
Tuhanku, aku tahu bahwa kini hujan sedang turun dengan derasnya seakan mengharuskan ku untuk pesimis menanti bintang bertaburan dilangitMu malam ini
Namun hati ini tak ingin menipu diri sendiri
aku, aku merindukannya
Lantunan lagu rindu sengaja aku nyanyikan untuknya
untuk dirinya yang bukan siapa siapa dihidupku
untuk dia yang tak sengaja aku temui saat aku terperangkap masuk di dalam kehidupan baru ku kala itu
Ya Rabb, hamba mungkin hanya seperti sebutir pasir di padang pasir ciptaanMu
yang tak ada nilai lebih di bandingkan beribu butiran pasir yang lainnya
namun izinkan hamba untuk menjadi hujan dikemudian hari, di saat dirinya sedang sendiri
saat hatinya sedang dilanda kegusaran dan izinkan hamba untuk menjadi sesuatu yang membuatnya semakin dekat denganMu . . . .
Amin ya Allah!





''apabila seseorang mencintai saudaranya, maka hendaklah ia memberi tahu bahwa ia mencintainya'' (HR Abu Daud dan At-Tirmidzi)



#030891

21mei2011

Daun daun dengarkan aku
Berikanlah sedikit warna hijau indahmu untuk memberikan warna di hatiku yang mulai memutih dan nyaris hilang
Aku merasa hidupku takkan lama lagi
Entahlah seseorang yang bisa mewarnai hatiku telah pergi
Pergi karena keegoisanku
Pergi karena kesalahanku yang juga kesalahannya
Aku menyesal dan sesalku itu takkan cukup dengan terus menyalahkan diriku sendiri seumur hidupku
Daun daun, aku mohon dengarkan aku
Aku ingin seperti kalian yang bisa menari dikala angin meniupi tangkai tangkai kalian
Karena angin dihatiku telah sirna
Dia yang bisa menyejukan hatiku telah hilang
Dia pergi entah kemana mungkin juga mencari hati yang lain
Kalian tahu? Dulu saat dia masih menemaniku aku selalu bisa menari bebas
Terutama saat angin berhembus dengan kencangnya
Dan kala itu aku tertawa
Tawa yang aku rindukan
Tawa yang dulu selalu ada
Namun semuanya
Semuanya seakan sirna bersama dirinya yang telah pergi
Lagi lagi karena keegoisanku
Daun daun, aku mohon bawa ia kembali
Dan katakan padanya, bahwa aku merindukannya ...

#030891

21052011

Ada sesuatu yang tak terhingga
Ada rasa yang tak bisa di lukiskan
Ada alat pemahat yang tak mampu mengukir batu
Ada rindu untuk cela hati yang bernanah
Dia adalah mutiaraku
Hatiku yang masih menyisakan bekas luka olehnya
Entah mengapa seakan menginginkan ia kembali hadir
Bahkan disaat terburukku saat ini
Rindu ku pada hadirnya
Mampu mengalahkan kerinduanku pada dinginnya semilir angin pagi yang menghembus meniup helai helai rambutku
sayangku kepadanya mungkin memang sempat berkurang bahkan hilang
Namun aku tak tahu kenapa rasa itu mendadak memenuhi hatiku lagi
Aku ingin kau disini saat ini
Meski mungkin kini kau telah bersama yang lain
Meski mungkin aku terkesan egois untuk kesekian kalinya
Namun atas nama rindu dan sisa cinta ku yang kembali berwarna
Aku mohon kembalilah di dekapku
Lihatlah aku yang mulai pucat tanpa cintamu
Lihatlah aku yang nyaris layu tanpa cahaya hangat senyummu
Aku rindu padanya Tuhan
Semoga kelak semua ini akan berjalan semakin baik
Meski aku takkan bisa lagi bersamanya !
Untuk yang pernah ada
Untuk yang selalu ada
Dan untuk yang ku harapkan takkan pernah pergi
Dirimu satu . . . .
Tentang bintang yang terlalu tinggi di angkasa luas

#030891

15052011

langit malam yang mendung kali ini terlihat sedikit tersenyum
ketika bintang bintang hadir menghiasi malamnya yang gelap
dan saat rembulan merelakan keseluruhan darinya melengkapi indahnya malam ini

namun tidak halnya dengan seseorang disana
dia yang sepertinya saat ini sedang berdiri di hadapan mimpi buruknya
dan hanya di temani gelembung sabun masa lalu yang terus membentuk memori yang menyedihkan

seseorang itu kini hanya sendiri di temani kesendiriannya
ditemani masa lalunya yang sulit

cenayang memantulkan bayangan mimpi
seolah rembulan akan terus menghiasi langit malam ini dengan beribu bintang
namun ia tahu bahwa hal itu takkan selamanya saat mentari akan terbangun dari mimpi indahnya

entah kenapa
dia merasa saat ini bukan hanya langit yang mendung
bukan hanya rembulan dan bintang bintang yang menemani dukanya
bukan hanya gelembung sabun dan juga bukan hanya mentari

namun hatinyalah yang selama ini membuatnya selalu terpuruk, dan tak satupun yang bisa membantunya

karena ia memang hanya sebatang kara, tanpa teman tanpa sahabat. . . .

#030891

midnight

aku punya mimpi dan aku punya harapan
aku punya rindu dan aku punya impian
aku punya cinta dan aku punya rasa

tapi semuanya hanya aku yang tahu
karena hanya aku yang memiliki dan hanya aku yang mengalaminya

meskipun cinta dan rindu serta semuanya itu datang di pagi yang terlalu dini

aku yakin, kelak semua itu memiliki waktu yang tepat untuk kalian ketahui
dan satu yang pasti, aku punya cinta untuk waktu dan seseorang yang salah . . . .


#030891

#14052011

Jangan mendekat ! Karena sesungguhnya aku tak bisa jauh darimu . . . .

Biarkanlah waktu yang nanti memisahkan kita
Tanpa harus memaksakan diri untuk menghindar !

Hingga waktu juga yang akan mempertemukan kita kembali
Tanpa harus saling mencari !


#030891

Rabu, 05 Oktober 2011

menghibur diri !!

Mau tahu kenapa judulnya ‘menghibur diri’ ?
Itu karena, aku ambil foto” ini waktu lagi bête n berusaha untuk cari aktifitas biar ku lupa !
Hari itu, aku gak jadi ke kampus, gak jadi hangout, gak jadi ke tempat les !
Alhasil, dengan coba untuk berfikir positi n berharap ada sisi positif dari semua itu,
Aku ambil tripot + kamera ku, dan emang karena pakaian kuliah ku belum aku ganti, jadi langsung jepret !
Oh iya, foto foto ini di ambil sambil ngedengerin lagu lagu Kpop !
Dancedance… hhha !
Daaaaan, this is it ! jadilah foto foto geje + narsis ini :p
Hope you like it guys and see you : )













Selasa, 27 September 2011

270911

pagi ini mimpi buruk kembali membangunkan aku dari perasaan sedih yang aku rasakan bahkan di bawah alam sadarku
seakan diri ini benar benar sedang tersiksa dan tak bisa aku bendung lagi kesedihannya
sejuk embun pagi membawaku untuk segera melangkah dan menunaikan kewajibanku sebagai hambaNya yang penuh dosa ini
sembari bermuhasabah dan berharap mendapatkan ketenangan dari yang kuasa
banyak tanya yang memenuhi otakku, tentang diriku dan juga tentang orang orang di sekitarku
ada rasa ingin dan juga tak ingin, ada perasaan senang namun juga kecewa
dan aku sendiri, masih belum mengetahui apa inginnya diriku
aku ingat tentang penantian, yang kini sudahku akhiri
aku ingat tentang keceriaan diriku yang kini mulai kurindukan
aku ingat tentang kebersamaan yang kini menghilang tak berbekas
aku ingat saat pertama kali aku menjadi orang lain
aku ingat saat perasaan itu semua muncul dan tenggelam di hidupku
karena aku ingat, akan semua yang terjadi dan tergambar di sudut bola mata mereka
ya, mereka orang orang yang secara tidak langsung, telah membuatku perlahan terbiasa dan bertahan disini

ada si angkuh
ada si pesimis
ada si pintar
ada si ta'at
ada si lemot
ada si playboy
ada si pemimpi
ada si playgirl
ada si ambisius
ada si pengganggu
ada si cerewet
ada si optimis
ada si pendiam
ada si ceria
ada si sombong
ada si egois
ada si penyemangat
ada si pelit
ada si plagiat
ada si pemuja rahasia
ada si sabar
ada si penengah
ada si profokator
dan masih banyak lagi!
sedangkan aku?
akulah si penonton dan diam diam mempelajari semuanya dari mereka, hanya untuk agar aku bisa bertahan disini . . .

+ kita mau kita bisa bersama kita bisa
+ torang semua basudara
+ tetap bersama meski di tempat yang berbeda
+ dare to be rise
+ perjuangkan dan pertahankan apa yang ingin kau miliki
+ jangan menyerah
+ teruslah bermimpi



. . . . #030891®
Published with Blogger-droid v1.7.2

Sabtu, 24 September 2011

Sedikit Bercerita V

banyak hal yang baru saja terlewatkan olehku
tentang orang orang intelek yang semakin cerdas saja

ada juga perasaan bersalah yang menumpuk di dasar benak ku, karena sempat meninggalkan mereka

kini, ada perasaan bahwa kami semakin bersebrangan dan terpisah jauh

sedih terkadang, saat mereka tidak menyadari bahwa aku bangga mengenal mereka, bahwa aku ternyata lebih sering merindukan mereka lebih dari apa yang mereka tahu

namun, karena aku tak begitu bermakna di sini, di tengah mereka orang orang yang selalu aku banggakan, jadi aku hanya bisa diam, paling tidak aku menikmati semua ini, sendiri dan hanya dari sudut pandang ku saja. . .

aku harap, kalian selalu satu
aku ingin, kalian semakin cerdas
aku mau, kita semakin mengerti apa arti kebersamaan kita selama ini
aku tahu, waktu takkan membantu menjadi lebih baik, tanpa usaha kita yang nyata. . . .

"biarkan waktu yang akan mendewasakan kita & membantu kita berfikir tentang kebersamaan ini & apa yang kita cari disini"

ngomong2, aku masih merindukan orang2 yang kemarin sama2 meneriakan yel2 "kita mau kita bisa bersama kita bisa" denganku kala itu, entahlah sepertinya jarak kami semakin melebar bahkan semakin menjauh. . .
apakah kalian akan terus membiarkan aku memandangi punggung kalian dari kejauhan dengan tatapan rindu dan seolah tidak saling mengenal selamanya?
kapanpun, dimanapun, aku takkan lupa bagaimana dulu kita bersama dan kita dulu adalah 'satu'

. . . .torang semua basudara! iyo to ? ? ?
Published with Blogger-droid v1.7.2