Senin, 31 Oktober 2011

21052011

Ada sesuatu yang tak terhingga
Ada rasa yang tak bisa di lukiskan
Ada alat pemahat yang tak mampu mengukir batu
Ada rindu untuk cela hati yang bernanah
Dia adalah mutiaraku
Hatiku yang masih menyisakan bekas luka olehnya
Entah mengapa seakan menginginkan ia kembali hadir
Bahkan disaat terburukku saat ini
Rindu ku pada hadirnya
Mampu mengalahkan kerinduanku pada dinginnya semilir angin pagi yang menghembus meniup helai helai rambutku
sayangku kepadanya mungkin memang sempat berkurang bahkan hilang
Namun aku tak tahu kenapa rasa itu mendadak memenuhi hatiku lagi
Aku ingin kau disini saat ini
Meski mungkin kini kau telah bersama yang lain
Meski mungkin aku terkesan egois untuk kesekian kalinya
Namun atas nama rindu dan sisa cinta ku yang kembali berwarna
Aku mohon kembalilah di dekapku
Lihatlah aku yang mulai pucat tanpa cintamu
Lihatlah aku yang nyaris layu tanpa cahaya hangat senyummu
Aku rindu padanya Tuhan
Semoga kelak semua ini akan berjalan semakin baik
Meski aku takkan bisa lagi bersamanya !
Untuk yang pernah ada
Untuk yang selalu ada
Dan untuk yang ku harapkan takkan pernah pergi
Dirimu satu . . . .
Tentang bintang yang terlalu tinggi di angkasa luas

#030891