Selasa, 23 Juli 2013

teman sesungguhnya ?

ingatkah kamu, saat pertama kali kita bisa berbicara ?
saat pertama kali kita bisa berfikir,
saat pertama kali kita bisa berjalan
yang ada di kepala kita hanyalah hal hal indah yang ingin segera kita wujudkan
untuk diri kita sendiri dan untuk membuat orang orang di sekitar kita merasa senang
tapi, ingatkah kita ?
saat kita beranjak dewasa,
saat otak kita sudah dapat memikirkan bahkan menggagas banyak hal
saat lidah kita sudah sangat lugas untuk berbicara
tanpa sadar dan entah secara sengaja ataupun tidak
yang hampir selalu kita lakukan justru menyakiti perasaan orang lain
menanamkan kebiasaan buruk di dalam diri sendiri
dan melakukan kesalahan yang justru membuat diri kita
dan bahkan orang orang yang ada di sekeliling kita terluka
ingatkah kamu ?
bahwa dunia ini bulat
bahwa waktu yang kita punya terus berkurang
bahwa setiap perbuatan akan mendapatkan balasanya ?
jadi, kenapa kita harus terus saling menyakiti ?
saling menjelekan, saling menikam
dan kenapa, sesuatu yang salah dalam diri kita
kita biarkan dia terus tumbuh seiring dengan terus berkurangnya waktu yang kita punya ?
kawan, segala sesuatu pasti kita mulai dengan niat
percayalah, saat niat kita baik, maka sekejam apapun dan bagaimanapun orang lain menyakiti kita
sesedih apapun diri kita dan sebesar apapun luka kita
percayalah, bahwa Tuhan tidak pernah tidur
biarkan Ia yang membalas semua perlakuan yang mereka lakukan pada kita
asal kita tetap berdoa untuk kebaikan mereka
agar mereka selalu bisa menjadi lebih baik
dan semoga, hanya kita dan orang orang kuat seperti kita yang mereka sakiti
semoga saja mereka tak pernah merasa disakiti oleh orang lain.
karena dunia ini kecil
karena kesempatan tidak datang dua kali
dan karena kita tidak akan pernah tahu kapan waktu kita berakhir
teman yang sesungguhnya dan yang pura pura, mereka semua sama
sama sama selalu melakukan hal baik, untuk dan bagi diri mereka
tapi tidak semua teman bisa di buktikan kesetiaannya oleh waktu,
oleh ucapan, oleh keesokan hari, dan
tidak semua teman ihklas, dan sungguh sungguh
berbuat baik untuk kita, untuk orang orang disekitarnya
mereka ada, demi untuk kita belajar
sebaik apakah diri kita
se ihklas apakah hal yang kita lakukan
dan sebagaimanakah kita memperlakukan orang lain
berhenti mencela, berhenti saling menikam
karena kita semua akan tahu
siapa yang benar dan siapa yang selalu merasa benar
karena waktu, karena perkataan, dan karena kejujuran
biarkan mereka saja yang berbuat salah, kita jangan
biarkan mereka saja yang menipu diri sendiri dan orang lain, kita tidak
biarkan mereka saja yang menjadi bahan pelajaran kita, bukan diri kita
karena kita belum seutuhnya baik dan benar,
dan karena mereka sudah sangat merasa benar untuk diri mereka
dan karena merekalah, kita bisa berfikir ...

Minggu, 21 Juli 2013

060112

Aku berharap
Suatu saat
Akan datang padaku
Seseorang yang memang selama ini
Ada dan bersembunyi
Di dalam imajinasiku ..




#030891