Jumat, 20 Mei 2011

KISAH LUKMAN AL HAKIM

Menurut Wahab bin Munabbih, Lukman adalah seorang hamba shalih, bukan seorang Nabi. Sedangkan Ikrimah mengatakan bahwa Lukman termasuk salah seorang Nabi dari beberapa Nabi Bani Israil. Dia berkebangsaan Habsyi (ethiophia). Nama lengkapnya adalah Lukman bin Sarun.
Lukman pernagh menjadi budak seorang kaya dari kalangan Bani Israil, tepatnya dikota Ailah. Dia dibeli dengan harga tiga puluh dinar. Bersama tuannya , Lukman tinggal beberapa saat kemudian ,Lukman dimerdekakan. Setelah itu dia menetap di kota Ramalah dekat Baitul Maqdis.
Dia adalah sosok ahli hikmah. Setiap tutur katannya tak luput dari untaian hikmah ( Sophia). Banyka orang dari kaum Bani Israil yang sengaja mendatanginnya hanya untuk mendengarkan perkataan bijak yang sarat hikmah dan nasihat. Setelah di dikenal oleh masyarakat sebagai seorang ahli hikmah, suatu ketika ada salah seorang pembesar kaum Bani Israil mendatanginya. Dia berkata,” Hai Lukman ,tidakkah engkau dulu sebagai budak di kalangan kami ?” Ya, benar “ jawabLukman singkat.

” Dari mana engkau mendapatkan hikmah tersebut ?” Tanya pembesar ingin tau kebih jauh. Lukman dengan kata-katannya yang bijak menjawab ,”Aku mendapatkan hikmah dengan bersikap jujur dalam bwrtutur kata dan meninggalkan segala sesuatu yang tidak berguna.” Konon Nabi Dawud ‘alaihissalam pernah mendatangi Lukman untuk meminta kata-kata bijaknya.
Lukman terus menetap di ramalah sampai meninggal dunia. Dia di makamkan di tempat antara mesjid Ramalah dan pasarnya. Menurut salah satu riwayat, Lukman dimakamkan di suatu tempat yang dikelilingin oleh tujuh puluh nabi . Kesemuanya wafat pada hari yang sama karena kelaparan. Mereka di sekap oleh salah satu raja Bani Israil sehingga meninggal semuannya pada satu waktu. Allah sendiri pernah menuturkan keistimewaan lukman dalam firmanya,
“ Dan sesungguhnya telah kami berikan hikmahkepada Lukman, yaitu bersyukurlah kepada Allah.” (QS. Lukman (31):12.