Langsung ke konten utama

KISAH LUKMAN AL HAKIM

Menurut Wahab bin Munabbih, Lukman adalah seorang hamba shalih, bukan seorang Nabi. Sedangkan Ikrimah mengatakan bahwa Lukman termasuk salah seorang Nabi dari beberapa Nabi Bani Israil. Dia berkebangsaan Habsyi (ethiophia). Nama lengkapnya adalah Lukman bin Sarun.
Lukman pernagh menjadi budak seorang kaya dari kalangan Bani Israil, tepatnya dikota Ailah. Dia dibeli dengan harga tiga puluh dinar. Bersama tuannya , Lukman tinggal beberapa saat kemudian ,Lukman dimerdekakan. Setelah itu dia menetap di kota Ramalah dekat Baitul Maqdis.
Dia adalah sosok ahli hikmah. Setiap tutur katannya tak luput dari untaian hikmah ( Sophia). Banyka orang dari kaum Bani Israil yang sengaja mendatanginnya hanya untuk mendengarkan perkataan bijak yang sarat hikmah dan nasihat. Setelah di dikenal oleh masyarakat sebagai seorang ahli hikmah, suatu ketika ada salah seorang pembesar kaum Bani Israil mendatanginya. Dia berkata,” Hai Lukman ,tidakkah engkau dulu sebagai budak di kalangan kami ?” Ya, benar “ jawabLukman singkat.

” Dari mana engkau mendapatkan hikmah tersebut ?” Tanya pembesar ingin tau kebih jauh. Lukman dengan kata-katannya yang bijak menjawab ,”Aku mendapatkan hikmah dengan bersikap jujur dalam bwrtutur kata dan meninggalkan segala sesuatu yang tidak berguna.” Konon Nabi Dawud ‘alaihissalam pernah mendatangi Lukman untuk meminta kata-kata bijaknya.
Lukman terus menetap di ramalah sampai meninggal dunia. Dia di makamkan di tempat antara mesjid Ramalah dan pasarnya. Menurut salah satu riwayat, Lukman dimakamkan di suatu tempat yang dikelilingin oleh tujuh puluh nabi . Kesemuanya wafat pada hari yang sama karena kelaparan. Mereka di sekap oleh salah satu raja Bani Israil sehingga meninggal semuannya pada satu waktu. Allah sendiri pernah menuturkan keistimewaan lukman dalam firmanya,
“ Dan sesungguhnya telah kami berikan hikmahkepada Lukman, yaitu bersyukurlah kepada Allah.” (QS. Lukman (31):12.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review] Sebongkah Kerinduan

Hai 2015. Hai para penjelajah blog, kali ini saya kembali dan ingin mencoba untuk menulis sebuah review buku, karena sebelumnya saya belum pernah menulis review buku, jadi saya akan mencobanya dengan menulis tentang buku saya sendiri, mungkin kalian akan berfikir saya melakukan ini dengan sedikit tujuan seperti promosi atau mungkin membanggakan karya saya sendiri, tapi kalau anda meneruskan membaca review ini, saya yakin anda pasti akan berfikir sebaliknya, jadi …. Bagaimana kalau kita mulai sekarang ?

Judul : Sebongkah Kerinduan Penulis : Tsanamilta Amirah Penerbit : Mozaik Indonesia Cetakan Pertama : 2013





Oke, untuk kalian ketahui, sebenarnya saya sudah menyelesaikan novel ini 2 tahun sebelumnya, dan novel pertama saya ini sebenarnya adalah naskah ke dua yang saya kirimkan pada pihak penerbit yang sama, [jangan tanya kemana naskah pertama saya saat ini karena kalaupun naskah itu rilis atau dibukukan, pasti orang orang akan mengira saya melakukan plagiat terhadap sebuah judul sinetron di…

tentang aku (dan buku harian ku)

RINDUKAN DIRIMU (part 11)

Hulla semuanya ^_^ apa kabar ? Absen dulu yuk ? hha ,,,
Keke 
cilukba ……..
Acha