Rabu, 05 Januari 2011

kumpulan puisi Q

maaf bila aku baru saja berbuat salah padamu, karna hampir setiap matahari terbit, wajahmu yang mampu memberi ku semangat.
Aq ingin kita semakin mengenal, meski hanya sekedar sahabat, ku ingin menapaki jalanan yang penuh debu bersamamu.
Kamu yg belakangan ini membuat hari hari ku di penuhi pelangi, kau yg membuat ku selalu ingin tersenyum.
Melalui secarik kertas ini, ku sempatkan waktu untuk menyapa mu, untuk mengingat arti hadirmu & untuk bisa lebih dekat denganmu.
#030891

>> 241009 |
Sedetik waktu saat ku mampu menatap indah aura mu di saat kau berajalan membelakangi ku, inginnya mampu terulang kembali agar aku mampu bertahan jika suatu saat nanti waktu memisahkan kita entah beberapa saat atau untuk waktu yang lama.
Indah wajahmu & manisnya sapaan mu kapankah aku bisa merasakan hal itu, sesuatu yang waktu itu aku inginkan, namun hingga saat ini belum aku gapai.
Hujan, dan mentari yang makin redup mengiringi kegusaran ku, kepenatan ku dan kehampaan dikala aku menanti hadir mu, andai saja aku bisa meminta kehadiran mu di hadapan ku kapanpun & dimanapun aku mau, mungkin hal itu akan aku lakukan.
Namun, hal itu tak akan terjadi, hal itu mungkin hanya ada di angan ku, ketika aku tertidur atau bahkan ketika aku sedang larut dalam lamunan singkat ku.
Jika suatu saat kau tau, aku ingin kau hanya diam & aku berharap kau mampu menyimpan segala sesuatu yang kau tau tentang ku sedalam mungkin, sejauh mungkin & hanya engkau, cukup engkau yang tau.
Karna, karna aku yakin itu bukanlah sesuatu yang kau nanti & bukanlah sesuatu yang kau harapkan.
Maaf ...
(Palembang 5.30pm)

>> 281009 |
2516 ?%2 +232
Akhirnya ku dapatkan namamu, akhirnya aku dapat menyapamu kali ini, aku bahagia sungguh aku tak dapat menahan senyuman di bibir ku ini, andai kau tau bahwa aku sempat tak menyangka kau menyapa ku di saat aku sedang berusaha menghindari kilauan mu, meski waktunya terasa cukup singkat namun hal itu masih melekat erat di ingatan ku.
Andai engkau tau bagaimana hati ku.
Dan engkau pun mengerti makna tatapan ku
Ingin ku ungkapkan semuanya padamu
Pandangan hangat mu yg telah menusuk hati ku
Perasaan ku yg melayang entah kemana bila melihat mu
Rasa ini, rasa yg telah lama tak ku jumpai
Angin hanya menyapa ku lembut tak bersuara & sekejap aku terlupa akan sekelilingku bila di dekat mu
Takkan ku sia sia kan saat bisa melihat mu
Akan ku simpan rasa yg terlanjur tumbuh ini karna semua tak akan terjadi
Mungkin kau akan tau namun kau belum tentu mengerti
Aku ada untukmu namun kau bukan untuk ku
Hanya namanu yg mampu mengawali goresan pena ku kali ini engkau yg kini merebut hati ku, ijinkan aku tetap memandang mu dalam dan berusaha menghapus rasa ini, rasa yg seharusnya tak pernah ada ...
(Palembang, 9.30am)

>> 011109 |
Pagi yang indah di akhir pekan yang mungkin akan penuh canda tawa, aku berharap hari ini tak ada rintik air mata yang menyapa ku, namun aku ingin hari ini semua senyum dan riang, ada di hati ku dan semua orang.
Hidup ini indah, bila kita bisa memandang segala hal dari sisi positif dan selalu berlapang dada akan apapun yang terjadi.
Mungkin hari ini mentari yang sudah rindu akan suasana akhir pekan akan bersinar se-terik mungkin untuk menyapa semua orang yang ada di muka bumi, namun sayangnya untuk kali ini tak ada yang merindukan teriknya mentari, namun hal itu tak akan membuat sang mentari malas untuk menemani hari hari kita.
Hari ini, aku ingin sekali dapat memandang pelangi yang melengkung cantik di langit luas, namun aku juga tak bisa berharap banyak, karena pelangi sudah lama tak menampakan kehadiran nya di bumi ini, mungkin ia sudah terlalu bosan untuk menyapa kita, atau mungkin kini ia mulai malas karena bumi yang cuacanya semakin tidak bersahabat.
Hari ini, masih di pertengahan hari, ternyata air mata sudah menyapaku, namun aku harap hal itu hanya untuk sesaat & tak akan lagi menyapaku untuk waktu yang lama atau minimal hingga berakhirnya hari ini.
(Palembang @12pm)

>> 301009 |
Kini Hujan yg menemani hari hari ku sejak kau tak lagi hadir menyapa ku andai kau tau bahwa kini aku merindukan mu, meski ku tau aku tak pantas melakukannya, dan meski ku yakin kau pun tak ingin mengetahui apapun tentang ku, namun aku tetap tak bisa tanpamu.
Seiring berjalannya waktu aku pun terus berusaha menghapus namamu yang ada di hati ku, mungkin memang aku yg tak sepenuhnya berusaha atau memang aku yg tak tau diri, karena hati ini, jiwa ini dan pikiran ini masih saja tertuju padamu, masih menanti hadirmu & masih mengenang sapaan mu.
Jika besok mentari terbit dan sang waktu mengajak ku bertemu denganmu, ijinkan aku untuk melepas semua rasa rindu ini, sembari tetap berusaha menghapus apapun tentang mu di hati q.
help me to Forget You on my heart.
Just you're name in my heart and all about you.
Maybe I Dreaming If I Wish You Can Listen Voice My Heart Know.
Couse, this is impossible.
Please, Don't See Me.
Don't Disturb Me.
Don't Call Me.
If, Sometime You Know Something About Me For You ...
Sorry, Because I Love You.
(Palembang, 9.40am)

>> 071109 |
Mungkin memang banyak yang menanti cintanya.
Mungkin memang susah memilikinya.
Namun yang aku pertanyakan, mengapa harus dia yang ku cari.
Mungkin memang dia yang paling indah.
Bukan hanya menurut ku namun juga bagi sebagian besar orang orang di luar sana.
Mungkin aku yang kini terkurung kilauan auranya, namun lagi lagi bukan hanya aku yg berfikir begitu.
Banyak cerita tentangnya yg ku dapat dan juga banyak hati yg telah di curi olehnya.
Aku bingung harus melakukan apa, karena sesungguhnya aku terpaksa berada di posisi ini.
Aku harus berpura pura tak menginginkannya, demi orang orang di sekitar ku, namun aku tak tau hingga kapan semua ini terjadi.
Aku akui kini aku mulai merindukannya, namun tak akan pernah aku katakan ke semua orang.
Karena aku tahu, tak akan ada yg mau mendengarkan.
Semoga, siapapun itu, seseorang yg nanti akan di pilih olehnya, adalah yg terbaik, dari yg terbaik . . . .
(Palembang @4.30pm)