Selasa, 17 Agustus 2010

Tentang Sahabat

aku yakin, semua orang di dunia ini pasti memiliki sahabat
dan aku tau tak semua orang bisa mendefinisikan sahabat itu dengan tepat
lalu apa kau kira aku pun sudah bisa dengan tepat mendifinisikannya ?
tentu saja tidak !
aku pun masih belum tau apakah definisi sahabat itu
yang aku tau, sahabat adalah
orang yang ada saat kita sedih ataupun susah
orang yang mengingatkan kita dikala salah
tapi juga memberi kita dukungan di waktu yang tepat
kau tau ?
aku memiliki banyak sahabat, tapi aku bingung
siapa diantara mereka yang benar benar sahabat ku ?
yang selalu ada ?
yang selalu memihak kepadaku ?
yang selalu netral kepada ku ?
ataukah justru yang selalu menggunakan keegoisannya ?
aku bingung, kadang kala di saat mereka ada di dekatku, aku selalu berdiam diri
bukan berarti aku tertekan dengan kehadiran mereka, namun aku takut
takut jika aku sampai menyakiti mereka
tapi jika aku melakukan sesuatu apakah aku bisa mengontrol diriku ?
apakah aku bisa menjamin aku bisa melakukan sesuatu yang benar ?
apakah aku bisa menjamin diriku sendiri bahwa aku tak akan menyakiti mereka ?



kini, mungkin aku mulai lelah mengalah dan berdiam diri
mungkin kini aku mulai merasa jenuh dengan kehadiran mereka
namun satu hal yang ada di benakku
takkan ada yang bisa menggantikan mereka disini
disini disaat aku tertawa ataupun hal apapun yang sedang aku lakukan
tapi saat mereka akan meninggalkan aku
entah itu untuk waktu yang panjang ataupun sebaliknya
aku seakan tidak ingin mereka meninggalkanku sedetikpun

lalu siapa yang kini egois ?
aku, atau mereka ?

siapa yang kini tak bisa tanpa mereka ?
aku atau justru sebaliknya ?

namun hingga saat ini, aku masih berharap
mereka masih yang dulu
yang aku kenal karena kebaikan mereka
bukan karena keegoisan

meskipun aku tau
semua orang pasti akan berubah
namun aku yakin
tak seutuhnya dari yang ada di diri mereka akan pergi meninggalkan ku
karena, terkadang mereka masih seperti yang dulu
meskipun kini
dengan tampilan yang berbeda ...



*untuk sahabat ku, yang masih takkan terganti TIRAMISSU*