Sabtu, 26 Maret 2011

Renungkanlah...!

Seperti biasanya, matahari terbit diufuk timur dan terbenam diufuk barat. Ini sebuah peristiwa alam yang setiap hari kita saksikan semenjak lahir hingga saat ini, yang tidak lain adalah kuasa dari Sang Pencipta.
Saudara saudariku…!! Pernahkah kita bertanya kepada diri kita masing-masing; apakah peristiwa alam tersebut akan terjadi terus-menerus tanpa akhir? Atau kapankah peristiwa ini akan berakhir?
Marilah sama-sama kita membacakan sebuah hadits Rasulullah saw.
Dari Anas bin Malik r.a berkata: Rasulullah saw. Bersabda: “Diantara tanda-tanda hari kiamat adalah diangkatnya ilmu, munculnya kejahilan (kebodohan), banyak yang meminum khamar (arak), dan timbulnya perzinaan yang dilakukan secara terang-terangan”. (Shahih Muslim)
Inilah diantara wasiat-wasiat Rasulullah saw. kepada umatnya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan atas segala hal yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Ketika menjelang akhir zaman. Supaya mereka selalu waspada dan menghindari segala bentuk fitnah dan kesesatan yang akan menimpa mereka.
Salah satu tanda akan terjadinya kiamat yaitu, Allah akan mengangkat ilmu dari hambanya. Bukan berarti dari ingatan para ulama, akan tetapi dengan kematian mereka. Jika ilmu tidak terwarisi kepada muridnya, maka ia akan hilang bersamaan dengan kematian. Generasi demi generasi berganti, ilmu agama semakin berkurang. Semangat menuntut ilmu pun pudar.
Oleh karena itu, jika hal ini terjadi maka kejahilan akan muncul, kekuasaan akan berada ditangan orang-orang jahil, mereka akan memakai jubah ulama. Ketika orang-orang bertanya, mereka akan memberi fatwa tanpa ada landasan ilmu agama. Mereka itulah orang-orang yang sesat lagi menyesatkan.
Dan diantara tanda-tanda kiamat adalah:
• Timbulnya perzinaan yang dilakukan secara terang-terangan tanpa ada rasa malu.
• Banyak orang yang meminum khamar secara terang-terangan tanpa henti serta menghalalkannya.
• Jumlah wanita lebih banyak ketimbang laki-laki, yg disebabkan oleh peperangan dll.
• Sering terjadi kasus pembunuhan yang disebabkan oleh hal-hal sepele. Sehingga anak rela membunuh ayah, ibu dan saudara-saudaranya.
• Banyak terjadi peperangan dan menyebarnya senjata pemusnah secara merata.
• Banyaknya kesesatan, fitnah, dengki, iri hati, permusuhan dsb.
• Sedikitnya orang-orang yang melakukan amalan ukhrawi, waktu terbuang tanpa faedah, tanpa berkah dan tidak bernilai disepanjang hari, seseorang tidak merasakan bahwa umurnya telah tua seakan ia baru hidup satu jam yang lalu.
Allah berfirman:
“(Al-Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya…” (Q.S. Ibrahim: 52)
“…maka barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka (manfa’atnya) bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya...”(Q.S. Al-An’am: 104)
“dan sekali-sekali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba(Nya)” (Q.S. Fushshilat: 46)

Intisari dari hadits diatas:
1. Anjuran untuk menjaga ilmu.
2. Guru menganjurkan kepada murid-muridnya agar menuntut ilmu sehingga bermanfaat untuk dirinya.
3. Diantara tanda-tanda hari kiamat adalah diangkatnya ilmu, timbulnya kejahilan, minum khamar, orang-orang berzina, perempuan lebih banyak ketimbang laki-laki, pembunuhan, fitnah, dan waktu berlalu tanpa terasa.