Senin, 14 Juni 2010

Robohnya Tembok Impian

Pernahkah kau merasakan hancur ?
Disaat kau mempunyai mimpi dan tak satu pun orang bisa memahamimu …
Di saat seharusnya mereka lah yang mendukung mu, namun ternyata mereka lah yang merobohkan semua impian mu !
Siapa yang paling kau butuh kan saat itu ?
Sahabat ?
Sahabat seperti apakah yang datang ?
Aku rasa tak akan ada seorangpun, karena sesungguhnya, di dunia ini tak akan ada semut yang menghampiri sebuah benda yang tak manis sama sekali …
Kelurga, siapakah mereka ?
Bagi semua orang di bumi ini, keluarga adalah, orang yang mengenal kita luar dan dalam, bahkan ia mengetahui apa yang ada didalam diri kita, sebelum kita mengenal mereka,
Tapi, apakah kau pernah merasa ?
Bahwa tak jarang mereka lah yang merobohkan tembok impian mu, yg telah kau bangun sejak kau masih memakai seragam merah putih ?
Apa yang kau rasakan saat itu ?
Hancur ?
Aku yakin, rasanya tak akan sebanding dengan kau putus cinta beribu kalipun, karena saat itu hati mu menjadi hancur seutuhnya,
Lalu siapa yg kita pikirkan ketika kita sedang hancur ?
Sahabatkah ?
Aku akan menyebutkannya sekali lagi, tak akan ada semut yang datang pada sesuatu yang tak manis !!!

Bagaimana dan siapakah sahabat itu ?
Orang yang ada disaat kau tertawa ?
Lalu orang yang datang saat ia membutuhkanmu ?
Atau ..
Orang yang ada saat kau tertawa dan orang yang tiba tiba menghilang saat kita butuhkan ?
Terserah apa pemikiranmu, karena …
Hingga kini, amat sulit bagiku untuk mendefinisikan semuanya
Keluarga : Semuanya ! semua orang2 sukses, yg aku tau ada berkat dukungan dari keluarganya
Sahabat : Sepengetahuanku, sahabat adalah orang2 yang datang di saat kita sudah di atas, dan hanya mendekat saat kita sedang aman di atas sana, dan … selebihnya, aku sangat merasa muak dengan bualan tentang persahabatan

Kau tau mengapa ?
Karena aku disini, hingga kini belum menemui sahabat yang seutuhnya !!
Lelah (pasti) di hampir seumur hidup ku, aku selalu menjadi lilin bagi orang2 …
Dan, aku jengah,, karena aku tak ingin selamanya menjadi sebatang lilin …
TERIMA KASIH UNTUK SEMUA YG TELAH MEROBOHKAN IMPIAN KU
TERIMA KASIH UNTUK SEMUA YANG BERLARI DI SAAT AKU BUTUH
DAN TERIMA KASIH UNTUK-NYA YANG TETAP MENEMANI DI SETIAP LANGKAHKU
Ini hidup ku, dan itu impian ku …
Impian yang harus aku kubur sebegitu dalamnya, agar semua orang yang aku cintai dapat bahagia dengan air mataku yg tak pernah terbaca oleh mereka

Ingat, bukan perhatian atau ungkapan belasungkawa yang aku butuhkan kini, hanya saja aku ingin: hanya aku yang menjadi lilin di dunia ini !

Aku harap hanya aku yang impian & mimpinya terobohkan oleh mereka yang seharusnya mendukung mu !!
Dan aku harap, hanya aku yang memiliki semut semut itu, semut semut yang seperti itu !